Arsip Berita | Januari 2019
Hadirnya Rumah Tahfidz di UIN Imam Bonjol Padang

  18 Januari 2019    782

Padang (15/1), rombongan PPPA Daarul Qur’an yang diwakili Ustadz Anwar Sani, S.Sos.I, M.E, Prof. Zilal, tim Rumah Tahfidz Center (RTC), dan Korda Rumah Tahfidz Sumatera Barat bersilaturahim ke UIN Imam Bonjol Padang. Di pagi yang cerah itu, rombongan langsung disambut hangat oleh Rektor Dr. Eka Putra Wirman, Lc, Ma, lengkap dengan seluruh jajarannya.

Meski baru pertama kali bertemu, jalinan silaturahim berlangsung dengan begitu akrabnya. Ruang Rektorat UIN Imam Bonjol Padang menjadi saksi cairnya suasana kala itu.

Dr. Eka Putra Wirman, Lc, Ma, dalam sambutannya mengaku sangat bahagia pertemuan antara Daarul Qur’an (DAQU) dengan UIN Padang bisa berjalan dengan lancar. Terlebih beliau mengaku sangat ambisius dalam mengembangkan dakwah Al Qur’an di lingkungan kampus UIN. “Selama ini dakwah Qur’an di UIN Padang dirasa belum kenceng (belum maksimal)”, tutur beliau menjelaskan. Maka dari itu UIN Padang sangat ingin menggandeng DAQU untuk mengembangkan dakwah Al Qur’an.

Sementara itu Ustadz Anwar Sani juga mengaku sangat bahagia bisa menjalin kerjasama dengan UIN Padang. “Mudah-mudahan menjadi keberkahan yang luar biasa bagi Daarul Qur’an dan semuanya”, harap beliau.

Ustadz Sani menginginkan sinergi antara DAQU dan UIN ini adalah kerjasama jangka panjang yang diawali dengan menghadirkan program Rumah Tahfidz berbasis mahasiswa dan program Beasiswa Tahfidz Qur’an (BTQ) for Leaders di UIN Padang.

Setelah sharing dan diskusi berjalan, tak lama berselang langsung dilakukan penandatanganan MOu Nota Kesepahaman antara PPPA Daarul Qur’an dengan UIN Imam Bonjol Padang. Dari pihak DAQU diwakili langsung oleh Ustadz Anwar Sani selaku Ketua Yayasan, dari UIN diwakili Dr. Eka Putra Wirman, Lc, Ma, selaku Rektor. Isi dari MOu itu pada intinya adalah sinergi dakwah Al Qur’an antara DAQU dengan UIN Padang.

Setelah MOu ditandatangani, tim Rumah Tahfidz Center (RTC) didampingi Dr. H. Ikhwan Matondang, M. Ag, selaku Wakil Rektor 3 UIN Imam Bonjol langsung bergerak cepat meninjau gedung yang akan disetup menjadi Rumah Tahfidz berbasis mahasiwa. Dari pihak UIN menyerahkan 1 gedung asrama mahasiswa untuk dikelola DAQU melalui RTC menjadi Rumah Tahfidz berbasis mahasiswa.

Ustadz Syukur Usman selaku Korda Rumah Tahfidz Sumatera Barat mengaku sangat senang dengan kondisi gedung yang ada. “Subhanallah, gedungnya besar dan bagus  sehingga akan mampu menampung banyak santri”, tutur Korda yang juga menjadi Pembina Pesantren Harakatul Qur’an di Kota Padang ini.

Rencananya, gedung tersebut akan kita renovasi agar sesuai dengan kenyamanan Rumah Tahfidz. Selain itu, nantinya di gedung tersebut juga akan kita setup menjadi kantor Korda Rumah Tahfidz Center PPPA Daarul Qur’an Sumatera Barat.

Ustadz Syukur mengungkapkan, “nantinya Rumah Tahfidz Daarul Qur’an UIN Imam Bonjol ini bukan hanya mencetak mahasiswa yang hafidz Qur’an 30 juz, tapi sekaligus akan mahir berbahasa Arab, mumpuni dalam Fiqih, dan juga andal dalam berbagai keterampilan lainnya”, tuturnya mantap menjelaskan.

Harapannya, dari Rumah Tahfidz Daarul Qur’an UIN Imam Bonjol Padang ini kelak akan terlahir para kader dakwah masyarakat yang akan mendakawahkan Al Qur’an kesegala penjuru. Harapan besar lainnya, mudahan-mudahan program ini menjadi masterpiece untuk bisa dicontoh dan dikembangkan di kampus-kampus lain diseluruh Indonesia. Amin.



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..