Berita
MoQu Makassar Tumbuhkan Kembali Semangat Mengaji Anak-anak

  15 Agustus 2016    276

Masa depan bangsa Indonesia ini ada ditangan anak-anak generasi penerus bangsa. Menyiapkan penerus bangsa yang siap memimpin negeri bukanlah perkara mudah, butuh proses panjang. Bukan hanya menyiapkan pendidikan yang mempuni, namun, mempersiapkan bekal iman dan ketaqwaan sejak dini, bahkan sejak anak kita lahir didunia.

Memperkuat iman dalam hati anak-anak dengan cara menumbuhkan kembali kecintaan mereka terhadap Alqur'an adalah tujuan aksi Mobile Qur'an (MoQu). Kali ini tim MoQu Makassar membawa pupuk rahasia yang telah disiapkan demi menyuburkan benih-benih cinta Qur'an di hati siswa-siswi SD Inpres Lembanna, Sabtu (13/8) kemarin.

Matahari yang kokoh bersinar menjadi penghangat alami di tengah udara dingin yang meraba kulit di Desa Pattapang, Kecamatan Malino, Kabupaten Gowa-Makssar pagi itu. Tapi, lihat saja, semua itu tak menyurutkan semangat 62 siswa kelas satu hingga empat menantikan kedatangan MoQu sejak pagi. Sekitar pukul 08.00 WITA, aksi yang dinanti-nanti pun dimulai.

Setelah acara dibuka oleh pendamping Kampung Qur'an Lembanna, ustadz Ilham, barulah acara inti yang sangat ditunggu-tunggu itu dimulai. Ciri khas yang telah melekat pada MoQu, yakni dongeng. Bersama rekan setianya, si Otan, boneka orang utan yang jenaka berhasil membawakan cerita edukasi dan memotivasi dengan cara yang menghibur. Tak ayal, semua itu membuat tawa ceria anak-anak terdengar dari dalam ruang kelas.

"Aksi MoQu kali ini sesungguhnya dengan misi khusus, yakni memotivasi kembali anak-anak agar lebih semangat belajar mengaji ke Masjid," ujar pendongeng sekaligus Koordinator MoQu Makassar, Dena Fadillah.

Pasalnya, kembali ia memaparkan, menurut ustadz Ilham, saat ini hanya ada sekitar dua hingga empat orang anak saja yang datang ke masjid setiap harinya untuk belajar mengaji.

Acara pun bersambung hingga ba'da maghrib. Selepas shalat maghrib, tim MoQu maupun pendamping Kampung Qur'an mendapatkan kejutan luar biasa. Dari empat orang anak yang biasanya datang, kali ini ada sekitar 20 anak datang dan berkumpul di Masjid untuk belajar mengaji sampai waktu shalat isya datang.

Sesudah belajar dan shalat, kembali tim MoQu menyiapkan hiburan berupa film edukatif, yakni kisah Alqomah yang durhaka terhadap ibunya. Kisah tersebut berhasil menyentuh hati anak-anak yang masih polos. Air mata pun mengalir dari mata bening mereka. Mereka tersendu mengingat dosa-dosa yang telah dilakukan terhadap orang tua mereka.

Haturan terima kasih pun disampaikan para guru, staff, dan Pendamping Kampung Qur'an, karena, meskipun baru pertama kali ini mereka kedatangan MoQu. Namun, telah berhasil menghibur sekaligus memberikan pelajaran berharga serta menumbuhkan kembali semangat mereka untuk belajar Alqur'an.

"Alhamdulillah, semoga anak-anak bisa istiqomah untuk mengaji, tidak hari ini saja," ungkap ustadz Ilahm.

Photo lainnya dalam Berita ini ..




Berita terakhir lainnya ..