Berita
Aksi MoQu Serang Masuk Lembaga Pendidikan Hingga Pemerintahan

  15 Agustus 2016    108

Rintik air langit menyapa cuaca fajar Cilegon, Serang dan sekitarnya, Ahad (14/8). Masih membekas keriangan senja kemarin bersama anak-anak Desa Sukamanah, Kec. Tanara, Kab. Serang, Banten.

Pagi itu, Mobile Qur'an (MoQu) dan PPPA Daarul Qur'an Banten bergegas berangkat menuju lokasi dakwah selanjutnya, yakni di Kantor Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten. Tak membutuhkan waktu lama untuk sampai ke tujuan. Tapi, yang membuat terbelalak adalah kemeriahan anak-anak di sana.

Bertepatan dengan Gebyar PAUD Kecamatan Walantaka, pemerintah Kecamatan setempat mengadakan lomba mewarnai yang diperuntukkan bagi adik-adik lucu itu. Bagaimana tidak semarak, kurang lebih 150 anak-anak dari 48 lembaga, menjadi peserta acara yang digagas untuk menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia ini.

"Dalam acara ini, kami mengundang MoQu untuk mengisi dan menghibur peserta yang tengah menunggu waktu pengumuman pemenang lomba," tutur Ibu Camat Walantaka, Sri Wahyuni Oktaria.

Dan, season yang ditunggu para peserta pun tiba, tepat pukul 09.00 WIB perhatian anak-anak, wali murid dan segenap masyarakat yang memadati halaman kantor Kecamatan pun tertuju ke MoQu. Mereka penasaran dan antusias atas kehadiran MoQu ini.

Gadget dan makanan ringan yang tadinya berada di tangan kanan dan kiri para pengunjung, akhirnya diabaikan tatkala dongeng dimulai. Trainer MoQu membawakan dongeng dengan tokoh utamanya, yaitu Yoyo, boneka anak laki-laki yang lucu.

Tak hanya bersenang-senang dengan Yoyo dan kisah inspiratifnya. Trainer pun mengajak seluruh pengunjung untuk berlatih menghafal Alqur'an. Mulai dari ayat-ayat pendek yang berada di Juz Amma.

Dari sekitar 250 orang yang berkerumun di depan mobil MoQu, banyak anak-anak dan orang tua yang tertantang untuk mengasah hafalan mereka. Salah satunya adalah Angel, setelah berhasil melantunkan surah Al-Lahab, dirinya mendapat hadiah berupa Alqur'an dari Tim MoQu.

Itulah tujuan utama MoQu dan acara yang dirancang oleh Ibu Camat yang kerap di panggil Ria ini. "Lomba dan MoQu ini, untuk mengenalkan pendidikan Islami yang menyenangkan. Dimana kita tahu, anak-anak hingga orang tuanya sendiri banyak yang acuh terhadap pendidikan, dan malah lebih mementingkan gadgetnya," ucapnya.

Alhamdulillah, anak-anak hingga orang tua mengaku senang dengan kehadiran MoQu. Mereka terkesan dengan pendidikan akhlaq hingga tahfizh yang diantarkan dengan penuh keceriaan.

Ridla Mutiah (35), wali murid dari Alifah Mutiara Zafira (3), berkata, "ini merupakan bentuk syiar Islam dalam bentuk dongeng kepada masyarakat, agar cinta kepada Allah dan Alqur'an-Nya".

Diketahui, wanita asal Subang, Jawa Barat ini, menerapkan pendidikan tahfizh kepada ketiga anaknya. Ia menambahkan, semua itu agar anak-anaknya selalu berada di lingkungan yang dekat dengan agama, itu saja dulu. Diharapakn, dengan Alqur'an, Allah akan membimbing mereka.

Heriyanto (26), selaku Koordinator MoQu berkata, "Alhamdulillah, kebanyakan anak-anak sudah bisa membaca Alqur'an. Hanya saja, masih perlu diperbaiki. Namun, nilai yang kami tanamkan adalah semangat belajar membaca dan menghafal Alqur'an."

Lelaki asli Sumbawa ini pun menjelaskan, selain motivasi untuk meningkatkan kecintaan mereka terhadap Alqur'an. Tujuan lain dari ­Road Show ini yaitu, menanamkan akhlaq yang mulia kepada anak-anak usia dini, sebagai dasar pedoman hidup. Hingga akhir Agustus ini, MoQu akan terus menjelajahi Banten hingga Bogor, Jawa Barat.

Photo lainnya dalam Berita ini ..




Berita terakhir lainnya ..