Berita
Santri : "Nabi Muhammad SAW Teladanku, dengan Al-Qur'an Hidup Menjadi Berkah"

  54


Sabtu, 23 November 2019 bertepatan dengan 26 Rabiul Awal 1441 H, Wisuda Tahfidz Qur'an Rohis SMAN 2 Tarakan. Acara yang diselenggarakan di SMAN 2 Tarakan, Jalan Gunung Kerinci, Kampung 6, ini mengangkat tema "Nabi Muhammad SAW Teladanku, dengan Al-Qur'an Hidup Menjadi Berkah".

Wisuda tahfidz untuk siswa SMA/SMK se-kota Tarakan dalam rangka memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H. Melibatkan 8 sekolah yakni, SMK 1, MAN, SMA Muhammadiyah, SMA Hang Tuah, MA Al-Khairat, SMAN 3, SMK Kesehatan, serta SMAN 2 selaku tuan rumah, dihadirkan 41 siswa yang menjadi wisudawan wisudawati Tahfidz Qur'an kota Tarakan.

Agenda ini terutama dimaksudkan untuk memotivasi siswa agar senantiasa membiasakan interaksi dengan Qur'an bahkan menjadi penghafal Qur'an.Karena seperti maraknya fenomena hari ini yang kita temui, kaum muda banyak disibukkan dengan kegiatan yang mubazir waktu seperti berlebihan dalam bersosial media, bermain games, bahkan parahnya terjebak dalam lingkungan pergaulan yang kurang baik. Naudzubillah. Oleh karenanya, agenda ini sebagai motivasi untuk siswa, guru, orang tua, maupun pemerintah agar bersinergi dalam menciptakan suasana kehidupan sehari-hari yang Qur'ani.

Taujih tentang Maulid Nabi disampaikan oleh Ust. Moch. Ilham, S.Pd selaku Pimpinan Daarul Qur'an Kaltara, menyampaikan bahwa, Menjadi penghafal Al-Qur'an itu bukanlah Hanya untuk kaum santri saja, Tapi Siswa/Siswi SMA dan SMK Juga Bisa, terbukti dengan adanya kegiatan ini, Beliau menyampaikan bahwa semoga kegiatan ini bisa menjadi pendorong untuk kedepannya lebih banyak lain Siswa/Siswi SMA dan SMK untuk ikut menghafal Al-Qur'an.

Di akhir ceramahnya beliau menyampaikan Rasulullah SAW merupakan teladan terbaik bagi umat islam dan mukjizat Qur'an yang beliau bawa akan terus menjadi pedoman terbaik hingga akhir zaman. Maka kita sebagai umat Rasulullah haruslah menjadi umat yang selalu mencintai Al-Qur'an dan berupaya menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Acara ditutup dengan ramah tamah dan dokumentasi bersama para siswa dengan guru pendamping dari sekolah masing-masing. Semoga agenda ini bisa terus terlaksana setiap tahunnya sehingga mampu melahirkan generasi muda yang bukan sekedar cerdas akademis, tetapi juga hafizh Qur'an. Aamiin allahuma aamiin.