Artikel
Sedekah produktif Rumah Tahfidz

  194


Pada akhir 2009, PPPA Daarul Qur’an menggulirkan program Rumah Tahfidz, sebuah program yang digagas untuk membuat miniatur pesantren, program ini tidak memerlukan dana yang cukup besar dengan maksimalkan sarana yang ada masyakat dapat membuat Rumah Tahfidz, menggunakan Rumah yang sudah ada, bekerjasama dengan Masjid dan sekolah setempat, Tentu saja, program Rumah Tahfidz bertujuan untuk membibit dan mencetak penghafal Al-Qur’an sesuai dengan misi yang dijalankan oleh PPPA Daarul Qur’an.

Gerakan Rumah Tahfidz yang sejak mula digaungkan oleh PPPA Daarul Quran, juga makin tumbuh subur, hingga akhir tahun ini. Sebagai sebuah gerakan, kami mencatat telah ada sekitar 3000 Rumah Tahfidz di seluruh Indonesia, juga manca negara, setiap Rumah Tahfid mempunyai keunikan yang berbeda, tetapi tujuannya sama yaitu membibit dan mencetak penghafal Al-Qur’an, hingga masyarakat dari berbagai lapisan masyarakat, baik perseorangan, lembaga dan perusahaan dapat mendirikan Rumah Tahfidz Di Palangkaraya ada Ibu Wati yang telah mendirikan 20 Rumah Tahfidzdengan jumlah santri yang sudah ratusan, Rumah Tahfdiz yang diberikan nama Al Wafa ini akan dibuat menjadi 50 cabang di Palangkaraya, ibu Wati mengajak kawan-kawan pengajian untuk menjadikan Rumah ereka menjadi Rumah Tahfidz, Bagaimana biaya opersional ?, tentu saja,pembiayaan dari usaha Rumah Makan dan cetering yang dikembangkan oleh Ibu Wati, dan sebagian kecil operasional dari sedekah kelompok pengajian Di Kapuas, ada Hotel Daqu Anggrek, hotel dua lantai yang dikelola oleh PPPA Daarul Qur’an difungsikan juga sebagai Hotel Tahfidz, di lantai atasnya ada sekitar 20 anak santri yang mengikuti program idaad, sedangkan di sore hari ada sekitar 300 anak-anak belajar mengaji dan menhafal Al-Qur’an. Sedangkan dilantai pertamanya digunakan untuk penginapan, hasil keuntungan hotel dipergunakan untuk operasional anak-anak dalam menghafal Al-Qur’an Khaeruman dari Rumah Tahfidz yang didirikan di Balongan dengan saung diatasnya, sekarang Rumah Tahfidz Saung Balong sudah mempunyai 7 Ha tanah, di lahan tersebut,khaeruman membuat peternakan ikan, peternakan sapi, peternakan kambing, sapi, sawah, perkebunan dan usaha koperasi dan Rumah Makan, seluruh anak-anak yang bersekolah dan belajar di sana pun gratis karena seluruh operasional RumahTahfidz yang sudah memproses menjadi pesantren ini didukung oleh keuntungan usaha.

Jody Brotoseno, saya biasa memanggilya Mas Jody, owner Warung Group juga membuka Rumah Tahfid, dari satu Rumah Tahfidz sekarang sdh ada 4 RumahTahfidz. Operasional Rumah Tahfidz, selain dari keutungan Warung Group juga dari beberapa usaha yang dikembangkan oleh Rumah Tahfidz, seperti Usaha merchandise, usaha makanan santri dan sedekah dari karyawan Warung Group Sehingga dalam perjalanan perkembangan Rumah Tahfid berkembang dengan unit-unit usaha yang dikembangkan oleh pengurusnya, ada Rumah Tahfidz yang berkembang dengan usaha makanan kecil, Rumah Tahfidz yang berkembang dengan ternak ikan lele dan peternakan kambing dan usaha yang lain yang dikembangkan.

Di Pesantren Daarul Qur’an juga didirikan beberapa unit usaha untuk mendukung program pembibitan penghafal Al-Qur’an, ada sekitar 1000 anak mendapatkan beasiswa untuk menjadi penghafal Al-Qur’an, jumlah ini belum termasuk dengan santri-santri mandiri, yaitu santri yang membayar untuk engeyamkan pendidikan., operasional kebutuhan pendidikan santri beasiswa, selain dari dana sedekah, juga didukung dari unit-unit usaha yang dikembangkan oleh pesantren.

Sudah semestinya, lemabaga-lembaga nirlaba atau lembaga-lembaga yang berorentasi pada sosial dan kegiatan keumatan mulai membangun kegiatan-kegiatan produktif yang pada akhirnya seluruh kegiatan sosial dapat didukung dikembangkan oleh unit-unit usaha, memang agak unik, lembaga nirlabamembangun usaha-usaha produktif, tetapi bedanya usaha-usaha yang dikembangkan ini untuk kepentingan masyarakat.

Sehingga kedepan, akan berdiri Super Market, yang keuntungannya untuk menopang biaya pengobataan si miskin, dan akan lahir usaha profit lainya, sehingga bukan bantuan donasi yang kita berikan tetapi memberikan lapangan pekerjaan , memberikan pendidikan yang baik dst.

Inysa allah.,